walmart-will-sell-the-ipad-air-for-479-20-off-regular-pricePada 23 Oktober kemarin, Apple meluncurkan beberapa produk baru, salah satunya adalah iPad Air. Bentuk dan dimensi iPad generasi baru ini sebenarnya sudah diprediksi sebelumnya. iPad Air mengadopsi bentuk iPad Mini, sehingga muncul dengan bentuk yang lebih tipis, ringan, dan lebih ramping. Bisa dikatakan iPad Air adalah iPad Mini yang diperbesar. 7.9 inchi versus 9.7 inchi.

Namun ada sesuatu yang tidak biasa di peluncuran iPad Air ini. Yaitu masalah penamaan. Jika dilihat saat peluncuran iPad generasi pertama hingga ke-empat, Apple tidak memberi nama tambahan pada setiap generasi. iPad generasi pertama hingga generasi ke empat, tetap diberi nama “iPad”, bahkan ketika ada perubahan dimensi dari iPad generasi pertama ke generasi kedua.

Ada Maksud Tertentu?

Perubahan nama ini mungkin ada maksud tertentu. Penamaan ini mirip dengan sistem penamaan untuk Macbook. Teknimos bisa melihat bahwa lini Macbook dibagi menjadi dua nama, yakni Macbook Pro dan Macbook Air. Meski masih ada satu lini lain (Macbook Pro Retina), namun anggap saja  masuk ke lini Macbook Pro. Macbook Pro memiliki harga lebih mahal dan ditujukan untuk orang yang membutuhkan performa dan kapasitas penyimpanan lebih besar. Sedangkan Macbook Air memiliki harga relatif lebih murah, dan mengutamakan portabilitas.

Dengan memberi nama iPad Air, ada kemungkinan Apple akan menyeragamkan lini iPad dengan lini Macbook dengan membuat iPad Pro di waktu mendatang.

2013-10-22_17-31-58

Lini iPad saat ini

 

Beberapa rumor mengatakan bahwa Apple saat ini sedang membuat iPad dengan ukuran layar 12 inchi. Jadi ada kemungkinan iPad berukuran 12 inchi ini merupakan iPad Pro. Ukuran layar yang lebih besar tentunya akan mengorbankan portabilitas. Bentuknya akan membuat iPad lebih sulit dibawa karena lebih berat dan besar.

Namun layar yang lebih besar juga memiliki nilai lebih. Ruang yang lebih besar memungkinkan lebih banyak komponen dan baterai dimasukan kedalam iPad. Membuat iPad memiliki performa dan kapasitas penyimpanan yang lebih besar, serta daya tahan baterai yang lebih lama. Belum lama ini,  Steve Wozniak mengemukakan pendapatnya mengapa ia tidak akan membeli iPad Air. Salah satu alasannya adalah kurangnya kapasitas penyimpanan iPad. Ia mengatakan bahwa paling tidak iPad memiliki kapasitas 256 GB.

Jika Teknimos melihat komponen internal iPad, tidak ada ruang lagi bahkan untuk menambah satu chip flash memory. Isi iPad dibuat begitu padat agar dimensinya tipis. Memperbesar ukuran layar merupakan solusi masuk akal untuk membuat iPad dengan performa dan kapasitas penyimpanan yang lebih besar tanpa harus membuatnya lebih tebal.

Steve-Wozniak

Steve Wozniak

Ditujukan Untuk Produktifitas

Walau saat ini bisa dikatakan penggunaan iPad bisa menambah produktivitas, namun kapasitas penyimpanan dan prossesor iPad masih dibawah komputer desktop. Dimulai dengan prosesor A7 64bit, sepertinya Apple ingin lebih banyak aktivitas bisa dilakukan di iPad. Bukan sekadar menjadi versi sederhana dari komputer desktop atau laptop. Misalnya saja untuk mengedit foto, membuat dan mengedit video, membuat dokumen, dan sebagainya. Walau saat ini iPad juga bisa melakukan aktivitas tadi, namun dirasa belum lebih baik dibandingkan komputer desktop dan laptop.

Bagaimana menurut Teknimos? Apakah Apple akan membuat iPad Pro?

Editor : @binarcandra