Blackberry Z10

Blackberry Z10

Blackberry Z10 secara resmi mulai dijual 15 Maret kemarin. Respon masyarakat Indonesia terhadap smartphone baru dari Blackberry (dulu bernama Research in Motion atau RIM) ini cukup baik. Dalam 2 hari peluncurannya di Indonesia, Blackberry Z10 ini terjual sebanyak sebanyak 7000 unit. Di India, stok Blackberry Z10 ludes terjual hanya dalam 2 hari. Penjualan Blackberry Z10 ini di negara berkembang melebihi ekspetasi perusahaan asal Kanada ini. Berbeda dengan Asia, di Amerika Blackberry Z10 baru diluncurkan pada Jumat 22 Maret kemarin.

Pasca perilisan tersebut, iFixit, sebuah wesite yang gemar membedah jeroan perangkat elektronik, telah mempublikasikan hasil pembedahan Blackberry Z10 mereka ke publik. Dalam pembedahannya, iFixit memuji kemudahan pembongkarannya dan juga pemilihan baterai yang bisa dilepas. Saat ini, kebanyakan vendor smartphone memilih untuk membuat smartphone dengan body tertutup sehingga baterainya tidak dapat diganti ataupun dilepas.

Berikut ini foto-foto pembedahan yang dilakukan iFixit.

Baterai Blackberry Z10

Baterai Blackberry Z10

Pembongkaran Motherboard Blackberry Z10

Pembongkaran Motherboard Blackberry Z10

Kamera Depan Blackberry Z10

Kamera Depan Blackberry Z10

Motherboard Blackberry Z10

Motherboard Blackberry Z10

Blackberry Z10 Berhasil Dibongkar

Blackberry Z10 Berhasil Dibongkar

Dari hasil pembedahan tersebut, iFixit memberikan skor kemudahan perbaikan 8 dari 10. Yang menjadi masalah dalam pembedahan ini adalah jack headphone dan kamera yang terpasang dengan erat sehingga perlu berhati-hati. Di sisi lain, part-part yang ada dalam smartphone bersifat modular sehingga dapat diganti secara terpisah.

Pada akhirnya, iFixit menyebutkan Blackberry Z10 merupakan bukti bahwa smartphone walau memiliki ukuran yang tipis, tetapi tetap mudah diperbaiki dan memiliki baterai yang bisa diganti-ganti. Bagi yang mau lihat lebih jelas pembedahannya, silakan masuk ke web iFixit.