unnamed (1)Sekitar seminggu yang lalu, Teknimo pernah membahas tentang  facebook yang mengenalkan layanan barunya, yakni Facebook Home. Jika teknimos belum tahu apa itu facebook home, bisa mengunjungi artikel tersebut. Saat  ini, Facebook home sudah diluncurkan di Google Play Store.  Satu jam setelah diluncurkan, respon pengguna tidak terlalu baik, kira-kira ada setengah penggunanya yang memberi rating 1, dengan rata-rata 2,3. Sebagai informasi, rating di Play Store dihitung dari skala 1 hingga 5, jadi rating 1 adalah rating terendah yang bisa diberikan. Saat artikel ini ditulis, atau 20 jam setelah Aplikasi diluncurkan, rating menjadi sedikit lebih baik, dengan rata-rata 2,5.

Fullscreen capture 4132013 81638 PM.bmp

Rating 13 April 2013,  rating diambil 20 jam setelah diluncurkan

Rating 2,5 memang masih dalam kategori cukup rendah. Sebagai perbandingan, aplikasi resmi  facebook  memiliki rating 3,6, sedangkan aplikasi facebook lainnya, facebook messanger, memiliki rating 4,4. Memang tidak semua merespon secara negatif, beberapa ada yang memuji kinerja Facebook home, menunjukan rasa suka dan ada juga yang memprotes kenapa banyak yang memberi rating 1.

Sementara yang memberi rating 1, alasannya beragam, mulai dari komplain masalah baterai yang menjadi cepat habis,  karena tidak sesuai dengan keinginan, menganggap aplikasi ini tidak memberi nilai tambah,  hingga mengharapkan sesuatu yang lebih dari facebook.

Screenshoot  Beberapa Reviewnya

Screenshoot Beberapa Reviewnya

Apa Artinya Ini?

Saat ini, Teknimo memang belum mencoba aplikasi ini. Karena Facebook home hingga kini hanya diperuntukan untuk negara US, Indonesia belum didukung, jadi belum bisa menilai. Jika membaca review dari media, opininya agak bercampur, ada yang cenderung positif dan negatif. Tapi bagaimana dengan opini penggunanya sendiri, yang bersentuhan langsung dengan Facebook Home?

Ada opini menarik dari  salah satu pembaca ReadWrite, “Orang-orang yang memberi review adalah kumpulan geek, dimana facebook home tidak ditujukan untuk mereka. Dan sudah jelas dari review tersebut, orang-orang yang menulisnya tidak memikirkan secara mendalam sebelumnya. Bahkan beberapa berkata, mereka membenci facebook home hanya beberapa menit setelah menggunakannya”. Mungkin tidak semua adalah kumpulan geek, tapi ini sekedar opini :D.

Secara konsep, solusi yang ditawarkan facebook cukup bagus. Facebook melihat perilaku penggunanya, ternyata banyak waktunya dihabiskan untuk facebook, karena itu, Facebook Home dibuat. Membuat akses facebook makin mudah,  membuat pengguna facebook tetap terkoneksi dengan temannya, senantiasa mendapatkan informasi langsung dari smartphone tanpa harus membuka aplikasi atau halaman facebook dahulu. Tapi, aplikasi ini memang tidak ditujukan untuk semua jenis orang.  FB-CoverFeed

Ada yang cocok, ada yang tidak cocok. Ketika merasa tidak cocok, atau tidak sesuai harapan, sangat mudah untuk memberi rating rendah untuk mengungkapkan kekecewaannya. Bagaimanapun, karena facebook adalah perusahaan besar, lebih banyak orang yang berharap lebih dari yang bisa diwujudkan oleh facebook.

Aplikasi ini baru diluncurkan belum sehari, walau respon awal memang buruk, tapi terlalu cepat untuk bilang facebook gagal. Kita tunggu saja hingga rating mencapai nilai yang stabil. Namun, seperti sudah teknimo singgung di artikel sebelumnya, langkah facebook mengandung resiko. Bisa gagal, bisa sukses. Tapi, facebook bisa dengan cepat memperbaiki, menambah fitur, atau bahkan memberhentikan layanan ini, jika dirasa tidak sesuai harapan.  “Kadang-kadang kita mengerjakan sesuatu yang kontroversial dan mungkin akan membuat kesalahan. Namun kita mesti bersedia untuk mengambil resiko”, Kata Zuckerberg.

Bagaimana menurut Teknimos? Apakah menyukai layanan ini?