29121550Berapa kapasitas penyimpanan ponsel yang Teknimos miliki? 4, 8, 32 GB? atau bahkan 64 GB? Saat ini, media penyimpanan yang dapat dinikmati konsumen memiliki kapasitas jauh lebih besar dan lebih murah daripada penyimpanan 20 tahun lalu. Sekarang film dengan kualitas yang lebih baik dari DVD dapat disimpan di smartphone. Harddisk komputer juga dapat menyimpan ratusan film resolusi high definition.

Ukurannya juga jauh mengecil, micro SD seukuran kuku jari kelingking dapat memiliki kapasitas hingga 64 GB. Harddisk dengan ukuran 2,5 inchi bisa mencapai beberapa terabyte (1 terabyte sama dengan 1024 gigabyte).  Komputer saat ini semakin multifungsi dan makin bertenaga, membuat kebutuhan ukuran file dan aplikasi juga makin besar.  Membuat media penyimpanan juga dirancang makin kecil dan berkapasitas makin besar.

Tentunya pada saat awal pengembangan media penyempanan, kapasitas sebesar itu masih belum dapat dibayangkan,  bahkan sama sekali tidak dibutuhkan. Kapasitasnya tidak sebesar sekarang, harganya mahal, ukurannya besar, serta pemakaiannya rumit. Misalnya seperti punch card, berupa kertas tebal yang berisi lubang-lubang. Lubang tersebut menunjukan intruksi atau data.

Data atau intruksi ditulis di punch card lalu komputer yang membacanya, dan bekerja sesuai dengan intruksi yang ada. Tidak hanya data dan intruksi, sebuah sistem operasi juga bisa dimasukkan ke dalamnya. Seperti teknologi lain, misi awal punch card adalah untuk membuat proses harian komputer lebih mudah dilaksanakan.

Ada juga William Tube, teknologi penyimpanan dengan akses random pertama, diluncurkan pada tahun 1947 dan memiliki kecepatan 1,2 ms per instruksi. Ini menjadi cikal bakal RAM (random access memory), memori komputer volatile yang memiliki kecepatan akses lebih cepat dari harddisk. Yang pasti, komputer dan smartphone kita akan sangat lambat tanpa adanya RAM ini.

Teknologi harddisk sendiri sudah dikembangkan sejak tahun 50-an, pendahulunya adalah drum memory, dengan kapasitas penyimpanan 10 KB. Teknologi harddisk dikembangkan, hingga pada tahun 1956, IBM membuat harddisk seukuran lemari es, dengan berat lebih dari 1 ton. Kapasitasnya hanya 4,4 MB,  dan digunakan pada komputer IBM 305 RAMAC.

PH0350A

IBM 350

Pada saat itu, kebanyakan komputer (yang ukurannya memenuhi ruangan besar), menggunakan tape drive untuk operasi datanya. Tape drive pertama adalah uniservo, yang diluncurkan pada tahun 1951. Pada tahun 1972, kaset tape yang biasa kita gunakan untuk menyimpan lagu, juga sempat digunakan untuk penyimpanan data yang murah, dengan kapasitas 660KB.

Media tape berkapasitas besar mulai diperkenalkan pada tahun 1987, bernama DAT dengan kapasitas 1,3 GB. Hingga saat ini, media ini masih digunakan sebagai media backup data dalam skala besar.

Floppy disk diperkenalkan pada tahun 1976. Floppy disk saat itu masih berukuran besar, 5,25 inchi, dengan kapasitas 1,2 MB. Floppy drive 3,5 inchi menjadi standar pada generasi selanjutnya. Tentunya Teknimos masih ingat, floppy drive masih luas digunakan 4-6  tahun yang lalu. Namun sekarang sudah jarang ditemukan orang yang masih menggunakan floppy drive. Ada juga ZIP drive, mirip dengan floppy drive namun dengan kapasitas lebih besar, yakni 100 MB.

Floppy Drive

Floppy Drive

Pada eranya floppy, CD Drive dan DVD juga sering diandalkan, karena harganya yang murah dan kapasitasnya juga besar. Namun saat ini, pelan-pelan media ini juga mulai ditinggalkan. Banyak produsen komputer yang sudah melepas dukungannya terhadap CD dan DVD. Walau awalnya banyak dikritik, namun media penyimpanan sekarang pelan-pelan mulai mampu menggantikan fungsi CD.

Di samping floppy drive untuk penyimpanan bergerak, harddisk juga terus berkembang. Merangkak dari kapasitas MB, beberapa GB, hingga sekarang mencapai Terabyte. Ukurannya juga makin kecil, kecepatan akses datanya makin cepat.

Saat ini, floppy drive sudah digantikan oleh SD Card dan Flash disk. Dengan harga per MB lebih murah, daya tahan lebih bagus, dan berkapasitas lebih besar daripada floppy, membuat media ini dengan cepat tergusur. Sekarang kita sudah tidak asing lagi dengan keluarga SD Card dan flashdisk. Harganya murah, melimpah, bahkan hingga dijual di pinggir jalan.  Pada awal kemunculannya ditahun 2000, Flashdisk dan SD Card memang tidak menggantikan floppy drive. Saat itu floppy tetap dominan digunakan. Sebabnya adalah harga memori tersebut yang masih mahal saat itu.

Tren Kedepan : SSD dan Cloud

cloudstorage

Harddisk tetap memiliki banyak kelemahan, selain reliabilitas, kecepatannya transfer datanya juga banyak menghambat kinerja PC sekarang. Alternatifnya, ada teknologi
yang bernama SSD (Solid State Drive), dengan reliablitas lebih baik, lebih kecil dan kecepatan lebih tinggi dibandingkan dengan harddisk. SSD ini sudah banyak aplikasikan pada beberapa komputer premium, seperti pada Macbook, iMac dan beberapa ultrabook.

Saat ini memang SSD belum bisa menggantikan harddisk secara penuh, alasan utamanya adalah harganya yang masih jauh lebih mahal, dibanding harddisk. Namun di masa depan, SSD bisa menggantikan harddisk secara penuh, jika harganya sudah murah.

Macbook Pro

Macbook Pro

Teknologi penyimpanan online juga, yang menjadi salah satu bagian konsep cloud computing juga sekarang makin populer. Berkat ketersediaan teknologi dan makin luasnya penggunaan Internet. Alih-alih berada di perangkat, data disimpan kedalam komputer server, dan bisa kita akses dari manapun selama ada koneksi Internet.

Untuk lebih menariknya, Teknimos bisa melihat infographic berikut :

4b20d4ec68d60f454c722e64a8a40d34Terima kasih untuk Mashable, yang sudah mempublikasikan infographic yang cantik ini. Nah, sekarang, seperti apa kenangan Teknimos selama menggunakan media penyimpanan? Silahkan share di sini :)