linuxLinux, mungkin sebagian teknimos sudah sering mendengar kata ini. Linux adalah salah satu operating system (OS) yang paling terkenal dan paling banyak digunakan di seluruh dunia. Eits, mungkin para teknimos langsung mengatakan “salah, yang paling terkenal itu Windows”. Ya, itu tidak salah jika di keseharian para teknimos hanya mengunakan OS di level desktop. Namun di level lain seperti mobile atau server, Linux rajanya.

Tahu Android ? Si robot hijau ini adalah salah satu hasil pengembangan Linux. Dalam waktu yang sangat cepat ia sudah menguasai kerajaan smartphone. Ditambah lagi terdapat fakta bahwa sembilan dari sepuluh server di dunia menggunakan Linux. Terdapat juga perangkat elektronik lain seperti TV yang menggunakan Linux. Nah, sekarang teknimos sudah percaya?

ubuntuBeberapa pendapat mengatakan bahwa Linux susah digunakan. Faktanya, penggunaan Linux khususnya distro Ubuntu hampir sama seperti Windows. Bahkan lebih ringan dan dijamin kebal virus (atau mungkin teknimos yang membuat virusnya). Aplikasi Ubuntu yang mayoritas tak berbayar juga semakin banyak. Apalagi saat ini banyak developer games yang mulai mencoba mengembangkan game di Ubuntu.

Masih banyak kelebihan Linux yang teknimos bisa dapatkan. Informasi lebih lanjut bisa teknimos cari di blog-blog :)

Lalu bagaimana Linux ini bisa tetap hidup dan berkembang pesat? Tidak seperti operating system lainnya, Linux dibuat dengan sistem kolaborasi programmer dengan perusahaan-perusahaan yang bergerak di segala bidang seperti marketing, research, dan perusahaan lainnya. Mereka bekerja untuk membangun sistem operasi yang handal dan bisa dimodifikasi sesuai dengan keinginan tanpa harus takut terbentur masalah lisensi. Sehingga bisa dikatakan Linux adalah project komputer yang paling besar yang pernah ada, WOW! Namun bukan berarti tidak ada peraturan dalam pengembangannya. Peraturannya hanya satu, yaitu setiap code yang kita buat dikembalikan ke forum Linux untuk dikembangkan lagi. Gampang kan :)

Programmer-programmer Linux di seluruh dunia terhubung dengan layanan e-mail, social network, forum, chatting dan media lainnya. Semua kode akan di-upload dengan mengunakan sebuah sistem yang disebut Git. Git memungkinkan kode-kode yang dibuat terkumpul di suatu server lengkap dengan semua history, komponen yang diubah, siapa yang mengubah, dan bisa di-rollback jika ternyata kode yang telah dibuat ternyata salah (seperti time machine).

Setelah kode dijamin benar, maka penggagas Linux, Linus Torvalds akan menentukan apakah Linux versi baru akan dirilis atau tidak. Untuk lebih jelasnya, teknimos bisa melihat video berikut :


Semoga dengan artikel ini bisa menambah penggemar Linux dan teknologi open source. Happy coding :)