Saat ini Apple memiliki empat jenis produk hardware yang menggunakan sistem operasi Mac OS X. Mac Pro, MacBook, Mac Mini dan iMac. Yang akan dibahas pada artikel ini adalah produk ke-empat, iMac. iMac merupakan komputer desktop all-in-one, dimana di dalamnya komponen komputer sudah dibundel dalam  satu perangkat. Mulai dari monitor, motherboard, harddisk, hingga power supply disatukan dalam desain yang kompak dan sederhana.

Konsep all-in-one sudah dianut oleh iMac sejak awal peluncurannya di tahun 1998. Konsep ini membedakan iMac dengan seri komputer lainnya yang kebanyakan memiliki komponen-komponen terpisah.

Saat ini, konsep all-in-one banyak  terapkan oleh produsen lain seperti HP, Asus, hingga Acer. Yang menjadi keunggulan komputer all-in-one ini adalah kesederhanaan. Semua komponen sudah digabungkan dalam satu perangkat, sehingga lebih praktis.  Misalnya iMac. Secara total pada kondisi default, iMac hanya memiliki 3 komponen, yaitu iMac itu sendiri, keyboard dan mouse. Jika melihat komputer desktop rakitan memiliki banyak kabel yang membuat rumit, iMac hanya punya satu kabel keluar, yaitu kabel power.

Meskipun begitu, tetap ada kekurangan jika menggunakan komputer all-in-one ini. Harganya relatif lebih mahal, dan cukup sulit di-upgrade atau diperbaiki ketika rusak.

Pada event Apple tanggal 23 Oktober kemarin seri iMac baru diperkenalkan.  iMac baru memiliki desain berbeda dengan versi sebelumnya. Dan ini adalah perubahan desain ketujuh sejak iMac pertama kali dirilis. Seperti apa tujuh desain komputer iMac? Berikut  ini  list dari teknimo.

1998 – iMac G3

iMac G3

iMac G3

iMac G3 diluncurkan pertama kali pada bulan Agustus 1998. Saat itu, iMac G3 menggunakan prosesor PowerPC 750 G3 233 MHz,  32 MB RAM, 4 GB EIDE harddisk dan kartu grafis dari ATI  dengan memori 2 atau 6 MB. iMac G3 merupakan Mac pertama yang menggunakan port USB.  Apple secara radikal tidak menyertakan floppy drive di iMac G3, sebagai gantinya, disertakan pembaca disk optik.

iMac merupakan komputer Apple all-in-one yang mempunyai desain berbeda dengan komputer kebanyakan pada saat itu. Jika komputer lain mempunyai desain yang berbentuk kotak dan kaku, iMac mampu tampil berbeda. Dengan bentuk seperti telur, berwara-warni dan casing semi transparan, iMac G3 sukses di pasaran. Apple sendiri mempromosikan iMac ini sebagai Mac yang revolusioner untuk era internet.

iMac G3 dalam perjalanannya terus mengalami pembaharuan. Pada Januari 1999, Apple menambahkan variasi warna untuk iMac G3 sehingga total ada lima warna. Desainnya juga sedikit berubah. Awalnya iMac G3 menggunakan sistem tray untuk pembaca drive optiknya. Namun hal ini tidak disetujui oleh Steve Jobs. Atas permintaannya, pada bulan Oktober 1999, seri baru iMac G3 menggunakan drive optik dengan mekanisme slot loading. Slot loading banyak dipakai pada komputer desktop dan notebook buatan Apple. Walau baru-baru ini, Apple sudah tidak menyertakan drive optik di perangkat komputernya.

Fruit Color

iMac Seri Fruit Color

Selain penambahan warna, pembaharuan iMac dilakukan pada komponen internalnya. Seperti penambahan kapasitas harddisk, prosesor yang lebih cepat, RAM, kartu grafis dan sebagainya. Hingga peluncuran iMac generasi berikutnya, iMac G4, Mac hadir dengan dengan desain yang sama sekali berbeda.

2002 – iMac G4

Penampakan iMac G4

Penampakan iMac G4


Teknimo memiliki link video tentang Mac G4 yang di-upload oleh Matthew Pearce. Pada video ini bisa dilihat betapa fleksibelnya layar iMac G4 :

Saat pertama di luncurkan, iMac G4 menggunakan prosesor PowerPC 7741 700Mhz, Ram 128 MB, harddisk 40 GB dengan memory video sebanyak 32 MB. Pembaharuan juga dilakukan di iMac G4, berkisar pada komponen internal dengan spesifikasi yang lebih tinggi dan tentunya lebih cepat. Pada Februari 2003, diperkenalkan iMac G4 dengan layar 17″ dan menyusul versi 20″ pada November 2003.  iMac G4 ‘dipensiunkan’ pada Juli 2004 dan ‘perjuangan’-nya dilanjutkan oleh seri iMac selanjutnya, iMac G5.

Bagian Dalam iMac G4

2004 – iMac G5

 

iMac G5

iMac seri ini diperkenalkan pada bulan Agustus 2004. Perubahan desain sekali lagi terjadi pada iMac G5. Alih-alih menempatkan komponen internal di bagian bawah, komponen internal iMac G5 ditempatkan menjadi satu dengan layar dengan ketebalan sekitar 2″. Prinsip desain ini juga diterapkan pada iMac generasi berikutnya hingga yang terbaru sekarang. Casing masih menggunakan bahan plastik dengan penyangga material alumunium. Penyangga ini memungkinkan sudut layar dirubah-rubah, namun tidak sefleksibel iMac G4.

Tidak seperti iMAc G4 yang pada awal peluncurannya hanya tersedia dalam versi 15″, iMac G5 diluncurkan dalam dua ukuran layar, yakni 17″ dan 20″. iMac G4 disenjatai dengan prosesor PowerPC 970 1.6 GHz, 256MB RAM, NVIDIA GeForce dengan memori 64 MB, harddisk 80 GB, dan DVD drive jenis slot yang ditempatkan secara vertikal.

Pada waktu yang bersamaan, Apple juga memperkenalkan seri iMac G5 yang menggunakan prosesor 1.8 GHz, dengan layar 17 “. Dan 1.8 GHz dengan harddisk 160GB untuk versi 20″. Spesifikasi ini diperbaharui pada Mei 2005, dengan jumlah RAM berlipat ganda menjadi 512MB dan prosesor 1.8 dan 2.0 GHz.

Bagian Dalam iMac G5

2005 – iMac 15%  Lebih Tipis 

iMac G5 dengan iSight

Pada bulan Oktober tahun 2005, Apple memperkenalkan seri iMac G5 yang didesain ulang. iMac menjadi sekitar 15% lebih tipis dari sebelumnya, disertakan juga kamera iSight untuk video chat. Kemampuan prosesor juga ditingkatan  walau hanya 100 Mhz.

Pada Januari 2006,  Apple meluncurkan iMac dengan model prosesor baru, yakni Intel. Saat itu, Apple memang mulai beralih dari prosesor PowerPC ke prosesor buatan Intel. Namun dari segi desain, masih sama dengan iMac G4 yang diluncurkan pada tahun 2005. Perbedaan terbesar ada pada penggunaan prosesor intel Core Duo, dan iMac ini adalah seri komputer pertama Apple yang menggunakan prosesor Intel.

Saat diluncurkan, iMac menggunakan Prosesor Intel Core Duo T2400 1.83 GHz, dengan dua core dalam satu chip, RAM 512 MB, harddisk 160 GB, disk drive slot loading, dan Ati Radeon X1600 128 MB untuk kartu grafis. Spesifikasi ini diperbaharui sesuai dengan perkembangan teknologi saat itu, seperti perubahan prosesor dari Core Duo ke Core 2 Duo dan penambahan kemampuan spesifikasi internal lain. Pada September 2006, seri iMac dengan layar 24″ pertama kali diperkenalkan. Dan setahun kemudian, iMac didesain ulang dengan material casing alumunium.

2007 – iMac Alumunium

iMac Alumunium

Pada bulan Agustus 2007, Apple memperkenalkan iMac dengan casing Alumunium.  Sejak iMac pertama, mayoritas bahan casing yang di gunakan adalah dari plastik. Ini adalah pertama kalinya alumunium unibody digunakan untuk  komputer iMac. Saat pertama kali diluncurkan, iMac dilengkapi dengan prosesor Core 2 Duo 2.0, 2.4 dab 2,8 GHz (tergantung pada model), harddisk 250 GB, 1 GB RAM, dan kartu grafis ATI Radeon HD 2400 XT dengan memori 128 MB.

Perbandingan antara iMac Alumunium dengan iMac sebelumnya

iMac ini memiliki speaker yang terletak di belakang layar TFT beresolusi 1680×1050 pixel. Alumunium melingkupi hampir seluruh permukaan casing iMac. Layarnya ditutupi dengan kaca yang menyatu dengan permukaan aluminium di sisi-sisinya, membuat layar terlihat lebih mulus dibanding iMac seri sebelumnya.

iMac terus diperbaharui, biasanya dua kali dalam satu tahun. Pengembangannya berkisar pada penambahan kapasitas harddisk, prosesor yang pada seri terakhir menggunakan Intel Core i3, i5 dan i7, penambahan RAM, kemampuan grafis, dan lainnya.

iMac 27″ pertama kali diluncurkan pada akhir tahun 2009. Dengan ukuran 27″, iMac bagaikan ‘raksasa’ di atas meja. Pembaruan terakhir diluncurkan pada akhir 2011,  selanjutnya Apple melakukan perubahan desain iMac menjadi lebih tipis pada tahun 2012. Tepatnya beberapa hari lalu pada Apple Media Event, 23 Oktober.

2012 – iMac Baru

Ini adalah seri iMac yang baru saja diperkenalkan pada 23 Oktober lalu. Seri baru ini hanya memiliki ketebalan setengah cm pada sisi-sisinya. Dengan volume 40% lebih kecil dari pada iMac sebelumnya.  iMac baru adalah perubahan desain pertama sejak  2007, atau lima tahun yang lalu.

Beberapa fitur baru juga ditambahkan disini, seperti hybrid penggunaan antara SSD dan harddisk yang mereka beri nama fusion drive. Fusion drive menggabungkan antara SSD dan harddisk menjadi satu volume dan mengatur penggunaan keduanya supaya transfer dan pemrosesan data bisa lebih cepat.

iMac diluncurkan dalam dua ukuran, 21,5″ dan 27″. Dilengkapi dengan prosesor intel Ivy bridge quadcore i5 atau i7, dengan rentang clock dari 2,7 hingga 3,9GHz. RAM 8 GB, 1 hingga 3 TB harddisk dan dilengkapi dengan fusion drive, NVDIA Geforce GT640 M. Dalam paketnya, sudah tersedia keyboard wireless, magic mouse, dan magic trackpad. Untuk informasi lebih lengkap bisa dilihat di Website resmi Apple.

Saat iMac di perkenalkan pada event 23 Oktober 2012

Dalam seri ini, Apple tidak menyertakan drive optik. Ini salah satu alasan mengapa iMac bisa lebih tipis dari sebelumnya. Dihilangkannya drive optik sebelumnya juga dilakukan pada Mac Mini, MacBook Air, dan MacBook retina. Keputusan ini nampaknya cukup tepat; dengan pertimbangan flash storage sekarang memiliki kapasitas lebih tinggi, lebih praktis dan lebih cepat. Kalaupun drive optik dibutuhkan, drive optik eksternal bisa dimanfaatkan.

Perbandingan iMac 2012 dengan keluaran 2009

Itulah enam generasi iMac yang sudah dirilis oleh Apple 14 tahun terakhir. Yang mana favorit teknimos?

Melihat perkembangan desain iMac, dengan mudah dapat diprediksi bagaimana bentuk iMac di masa depan. Desain akan lebih tipis, lebih ringan dan lebih bertenaga. Tentunya tidak hanya iMac. MacBook, MacMini, dan komputer dari produsen lain juga akan makin ramping. Tinggal menunggu waktu saja. Sebagai pengguna, kita cukup menunggu dan memanfaatkan produk mereka agar aktivitas kita lebih efisien dan bisa lebih produktif ya teknimos. :-D.